Senin, 09 Maret 2009

Bebas Fiskal

BEBAS FISKAL ada 3 macam :
1. Bebas langsung,yaitu :
- orang pribadi berumur kurang dari 21 tahun
- orang asing yang tidak bertempat tinggal di indonesia tidak lebih dari 183 hari dalam jangka
waktu 12 bulan
- pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat asing
- pejabat perwakilan organisasi international
- WNI yang bertempat tinggal tetap di LN (termasuk pelajar/mahasiswa yang belajar di LN
dengan kartu identitas, misalnya student card).
- jemaah haji
- orang pribadi yang melakukan perjalanan lintas batas RI melalui darat
- para pekerja WNI yang akan bekerja di LN dalam rangka program pengiriman TKI dengan
KTKLN.
2. Bebas dengan SKBFLN (Surat Keterangan Bebas Fiskal Luar Negeri)
- Mahasiswa asing
- orang asing yang melakukan
a. penelitian di bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan
b. program kerjasama teknik dengan persetujuan setneg
c. anggota misi keagamaan dan kemanusiaan
- tenaga kerja WNA, pendatang, yang bekerja di pulau Batam, Bintan, Karimun
- penyandang cacat atau orang sakit yang akan berobat ke LN atas biaya organisasi sosial
termasuk seorang pendamping
- anggota misi kesenian, kebudayaan, olehraga, atau misi keagamaan yang mewakili pemerintah
RI ke LN
- mahasiswa atau pelajar yang akan belajar ke LN dalam rangka program resmi pertukaran
mahasiswa atau pelajar
- para pekerja WNI yang akan berangkat di LN dalam rangka program pengiriman TKI, dengan
menyerahkan persetujuan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
3. Bebas dengan NPWP
okey, semoga bermanfaat.. .

Selasa, 10 Februari 2009

Penelitian Tindakan Kelas

FORMAT PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS
(CLASSROOM ACTION RESEARCH)

A. JUDUL PENELITIAN
Judul penelitian hendaknya singkat dan spesifik tetapi cukup jelas mewakili gambaran tentang masalah yang akan diteliti dan tindakan yang dipilih untuk menyelesaikan atau sebagai solusi terhadap masalah yang dihadapi
B. BIDANG ILMU
Tuliskan bidang ilmu (Jurusan) dari Ketua Peneliti.
C. PENDAHULUAN
Penelitian dilakukan untuk memecahkan permasalahan pendidikan dan pembelajaran. Dalam pendahuluan kemukakan:
1. Latar belakang masalah secara jelas dan sistematis, yang meliputi: (a) Uraian tentang kedudukan mata kuliah dalam kurikulum (semester, mata kuliah yang ditunjang dan mata kuliah penunjang); (b) Gambaran umum isi mata kuliah tersebut termasuk pembagian waktunya (lampirkan Analisis Instruksional, SAP, GBPP dari mata kuliah yang bersangkutan); (c) Metode pembelajaran yang digunakan saat ini.
2. Masalah yang dihadapi ditinjau dari hasil belajar yang dicapai mahasiswa
D. PERUMUSAN MASALAH
Rumuskan masalah penelitian dalam bentuk suatu rumusan penelitian tindakan kelas. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian. Rumusan masalah sebaiknya menggunakan kalimat tanya dengan mengajukan alternatif tindakan yang akan diambil dan hasil positif yang diantisipasi.
Kemukakan secara jelas bahwa masalah yang diteliti merupakan sebuah masalah yang nyata terjadi di kelas, penting dan mendesak untuk dipecahkan. Setelah didiagnosis (diidentifikasi) masalah penelitiannya, selanjutnya perlu diidentifikasi dan dideskripsikan akar penyebab dari masalah tersebut.
E. CARA PEMECAHAN MASALAH
Uraikan pendekatan dan konsep yang digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti, sesuai dengan kaidah penelitian tindakan kelas (yang meliputi: perencanaan-tindakan-observasi/evaluasi-refleksi, yang bersifat daur ulang atau siklus). Cara pemecahan masalah telah menunjukkan akar penyebab permasalahan dan bentuk tindakan (action) yang ditunjang dengan data yang lengkap dan baik.
F. TINJAUAN PUSTAKA
Uraikan dengan jelas kajian teori dan pustaka yang menumbuhkan gagasan yang mendasari penelitian yang akan dilakukan. Kemukakan teori, temuan dan bahan penelitian lain yang dipahami sebagai acuan, yang dijadikan landasan untuk menunjukkan ketepatan tentang tindakan yang akan dilakukan dalam mengatasi permasalahan penelitian tersebut. Uraian ini digunakan untuk menyusun kerangka berpikir atau konsep yang akan digunakan dalam penelitian. Pada bagian akhir dikemukakan hipotesis tindakan yang menggambarkan tingkat keberhasilan tindakan yang diharapkan/diantisipasi.
G. TUJUAN PENELITIAN
Kemukakan secara singkat tujuan penelitian yang ingin dicapai dengan mendasarkan pada permasalahan yang dikemukakan. Tujuan umum dan khusus diuraikan dengan jelas, sehingga tampak keberhasilannya.
H. KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN
Uraikan kontribusi hasil penelitian terhadap kualitas pendidikan dan/atau pembelajaran, sehingga tampak manfaatnya bagi mahasiswa, dosen, maupun komponen pendidikan lainnya. Kemukakan inovasi yang akan dihasilkan dari penelitian ini.
I. METODE PENELITIAN
Uraikan secara jelas prosedur penelitian yang akan dilakukan. Kemukakan obyek, latar waktu dan lokasi penelitian secara jelas. Prosedur hendaknya dirinci dari perencanaan-tindakan-observasi/evaluasi-refleksi, yang bersifat daur ulang atau siklis. Tunjukkan siklus-siklus kegiatan penelitian dengan menguraikan tingkat keberhasilan yang dicapai dalam satu siklus sebelum pindah ke siklus lainnya. Jumlah siklus disyaratkan lebih dari dua siklus.
J. JADWAL PENELITIAN
Buatlah jadwal kegiatan penelitian yang meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan hasil penelitian dalam bentuk bar chart. Jadwal kegiatan penelitian disusun selama 10 bulan.
K. PERSONALIA PENELITIAN
Jumlah personalia penelitian maksimal 3 orang. Uraikan peran dan jumlah waktu yang digunakan dalam setiap bentuk kegiatan penelitian yang dilakukan. Rincilah nama peneliti, golongan, pangkat, jabatan, dan lembaga tempat tugas, sama seperti pada Lembar Pengesahan.
Lampiran-lampiran
1. Daftar Pustaka, yang dituliskan secara konsisten menurut model APA, MLA atau Turabian.
2. Riwayat Hidup Ketua Peneliti dan Anggota Peneliti (Cantumkan pengalaman penelitian yang relevan telah dihasilkan sampai saat ini )
(Penjelasan tentang penelitian car silahkan akses di www.ums.ac.id./qac/ )

Senin, 09 Februari 2009

Panduan Pelaksanaan PKL Terpadu Poltekkes Depkes Yogyakarta




KATA PENGANTAR


Kurikulum berbasis kompetensi merupakan penyempurnaan kurikulum terdahulu yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Praktik Kerja Lapangan Terpadu adalah satu bentuk bentuk pengabdian masyarakat yang melibatkan semua jurusan yang ada di Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, oleh karena itu perlu disusun buku panduan
Buku panduan ini berisi tentang proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi disertai lampiran nama-nama pembimbing dan peserta dari masing-masing jurusan
Buku panduan ini mungkin jauh dari keadaaan yang sempurna, oleh karena itu, kami tim penyusun membutuhkan saran dan masukkan dari semua fihak demi perbaikan buku ini pada terbitan yang akan datang. Semoga buku ini bermanfaat.




Yogyakarta, September 2008





( Tim Penyusun)
BAB I

Visi dan Misi Pembangunan Kesehatan Secara Nasional adalah Masyarakat yang Mandiri Untuk Hidup Sehat. Nilai-nilai yang mendasarinya adalah keberpihakan kepada rakyat, bertindak cepat dan tepat, kerjasama Tim, integritas yang tinggi dan transparansi serta akuntabilitas yang kesemuanya ini mengarah pada Misi Membuat Rakyat Sehat.
Upaya yang ditempuh untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut diatas adalah dengan : 1) Menggerakkan dan Memberdayakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat; 2) Meningkatkan Akses Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas; 3) Meningkatkan Sistem Surveilans, Monitoring dan Informasi Kesehatan dan 4) Meningkatkan Pembiayaan Kesehatan.

Dalam rangka peran profesional kesehatan, maka upaya pengembangan tenaga kesehatan diarahkan menjadi tenaga kesehatan pada sektor publik dan sektor swasta secara terpadu.
Praktik Kerja Lapangan Terpadu ( PKLT ) merupakan pengamalan IPTEK yang sudah dipelajari, menuntun mahasiswa kepada pola kerja interdisiplin dan terpadu yang dilandasi upaya penanggulangan masalah kesehatan yang ada di masyarakat.
Menggerakan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat dengan meningkatkan peran perempuan dipedasaan adalah tema kegiatan PKLT Poltekkes Depkes Yogyakarta tahun 2008. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan melibatkan Mahasiswa di enam jurusan yaitu, Jurusan Analis, Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Gigi dan Kesehatan Lingkungan.


B. Pengertian
PKLT adalah pengamalan IPTEK melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat yang membutuhkan dalam upaya mensukseskan program kesehatan dan mengembangkan kompetensi yang telah dikuasai di bangku kuliah di luar kurikulum yang telah dikuasainya .

C. Tujuan
Setelah PKLT , mahasiswa dapat mengenal proses PKLT, program kesehatan yang sedang berjalan , menyusun program kerja PKLT, menyelenggarakan program kesehatan, menilai pelaksanaan program kerja , melaporkan hasil pelaksanaan program kerja pelayanan kesehatan terpadu sebagai penunjang percepatan kebutuhan program kesehatan puskesmas .

D. Manfaat
1. Mahasiswa
Menambah pengalaman bekerja secara tim-terpadu dalam pengkajian, penemuan masalah dan pemecahan masalah secara langsung, sehingga tumbuh sikap profesional dalam diri dan peningkatan keahlian, tanggung jawab dan rasa kesejawatan dalam suatu tim kerja yang solid.
2. Masyarakat
Memperoleh manfaat dari bantuan tenaga mahasiswa dalam mewujudkan program kesehatan sebagai tanggung jawabnya.
3. Institusi
Memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh materi perkuliahan, menemukan berbagai masalah untuk pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

E. Tema
Tema Kegiatan PKLT Tahun 2008 adalah Meningkatkan Peran Perempuan Pedesaan
dalam meningkatkan status kesehatan keluarga



F. Organisasi

Dalam melaksanakan PKLT Poltekkes, Direktur melalui Unit PPM membentuk suatu tim Koordinator yang anggotanya meliputi 6 (enam) jurusan. Tim koordinator PKL Poltekkes akan merumuskan pedoman penyelenggaraan kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai pada tahap evaluasi. Tim koordinator PKL Poltekkes kemudian membentuk Tim koordinator Wilayah (Korwil) yang tugasnya mengkoordinir dosen pembimbing lapangan (DPL). Dosen pembimbing lapangan (DPL) tugasnya adalah membimbing langsung mahasiswa dilapangan dalam bentuk supervisi dan evaluasi kerja. Satu orang DPL akan membimbing satu kelompok kerja (pokja) yang terdiri dari 8 – 10 mahasiswa dalam satu wilayah kerja. Wilayah kerja bisa meliputi dusun atau kelurahan disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada.


G. Struktur Kegiatan
Kegiatan PKLT tahun 2008 diarahkan kepada pemberdayaan perempuan di pedesaan dalam bentuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), di bidang Gizi dan Farmasi; KIA dan KB; Penyakit dan Kesehatan Lingkungan dan Pemeliharaan kesehatan.
Agar supaya tujuan Institusional (poltekkes Yogyakarta) dan Dinas Kesehatan dan Kecamatan yang merupakan mitra kerja dapat tercapai, maka kegiatan tersebut diatas dilaksanakan beberapa tahap yaitu tahap pembinaan dilapangan dan tahap pendampingan. Tahap pembinaan dilapangan merupakan tahapan awal kegiatan yang terstruktur dan terukur sesuai dengan kompetensi yang akan diberikan kepada sasaran oleh mahasiswa dibawah bimbingan. Tahap pendampingan adalah tahap pasca lapangan, Tahap pendampingan adalah tahap dimana kegiatan yang sudah berjalan terus dilokasi (binaan) dipantau dengan cara dikunjungi secara periodic (terjadwal). Kegiatan pendampingan bisa dilakukan oleh jurusan dalam kegiatan pkl tingkat jurusan atau oleh kegiatan BEM dalam koordinasi PPM.



BAB II
PELAKSANAAN


A. Pelaksanaan PKLT
1. Pelaksanaan PKLT di Desa Wilayah Kerja Puskesmas Gamping I dan II
Tujuan :
Terlaksananya :
a. Pembekalan oleh pembimbing di 2 Puskesmas
b. Penyusunan POA PKLT di 31 desa
c. Musyawarah Masyarakat Desa ( awal dan akhir ) di 31 desa
d. Penyusunan program intervensi di 31 desa
e. Pelaporan hasil kegiatan di 31 desa
f. Kerjasama antara peserta PKLT dengan aparat desa dan petugas Puskesmas
Sasaran :
Mahasiswa peserta PKLT dengan jumlah 303 mahasiswa yang tersebar di 31 desa (8-10 orang) tiap desa yang dibimbing oleh pembimbing desa 31 orang, pembimbing puskesmas 6 orang , pembimbing akademik 30 orang selama 6 hari efektif.
Materi :
a. Pelaksanaan PKLT berdasarkan buku panduan
b. Alat dan bahan program aksi
c. Pembagian tugas anggota kelompok PKLT sesuai bidang masalah kesehatan yang ditangani
d. Pembagian tugas pembimbing
Metode :
Ceramah, diskusi , survey, penugasan
Pelaksana :
Mahasiswa
Tempat:
Desa
Hasil :
Nilai laporan kelompok dan individu

2. Sifat kegiatan
PKLT wajib bagi seluruh mahasiswa Politeknik Kesehatan DepkesYogyakarta

3. Waktu dan Kegiatan
Selama 6 hari kerja , 8 jam per hari di tempat PKLT

Hari ke 1
Kegiatan :
Melakukan survei Kesehatan yang meliputi
1) PHBS Gizi
2) PHBS KIA dan KB
3) PHBS Penyakit dan Kesehatan Lingkungan
4) PHBS Pemeliharaan Kesehatan
Hari ke 2
Presentasi :
1. Mempresentasikan kondisi PHBS Penyakit dan Kesehatan Lingkungan dan rencana program dihadapan komunitas (MMD)
2. Mempresentasikan kondisi PHBS Gizi , KIA dan
KB serta rencana program (MMD)
3. Mempresentasikan kondisi PHBS Pemeliharaan
Kesehatan dan rencana program
d.
Hari ke 3
Melatih kaum perempuan (remaja dan ibu
rumah tangga) dalam PHBS
1. Penyuluhan dan konsultasi tentang Gizi
2. Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi
3. Pemeriksaan tumbuh kembang anak

Hari ke 4
Pembinaan Posyandu dan kader (refresing)
1. Melatih dan pembentukan kader
a. Penyuluhan dan konsultasi tentang Gizi
b. Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi
c. Pemeriksaan tumbuh kembang anak
d. Kesehatan lingkungan
e. Kesehatan Keluarga dan Gigi
2. Melakukan konseling atau konsultasi kesehatan
bidang keperawatan

Hari ke 5
d. Mengembangkan organisasi masyarakat
(PKK, Karang Taruna, Posyandu dll)

Hari ke 6
1. Presentasi di Puskesmas Wilayah Kerja
2. Menyerahkan Laporan kegiatan
3. Penarikan Mahasiswa
4. Tempat praktek dan pembimbing ( terlampir )
Tugas mahasiswa :
a. Mengisi daftar hadir hari ke 1 - 12
b. Mengumpulkan data dengan kuoesioner dan diketahui oleh pembimbing.
c. Membuat rencana dan laporan harian untuk diketahui pembimbing.
d. Berada di tempat PKLT 8 jam perhari .
e. Tiap mahasiswa wajib ikut serta dalam pembuatan laporan kelompok.
f. Wajib bekerja sama dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan : antar jurusan Politeknik Kesehatan Yogyakarta , pembimbing/aparat di desa, dan pembimbing/petugas di puskesmas .

Tugas pembimbing :
a. Membimbing penyerahan dan pembekalan di Puskesmas
1) Mengoreksi pengumpulan data dan mengesyahkan kebenarannya.
2) Menentukan jumlah sumber data dan metoda intervensi yang tepat waktu dan sasaran.
3) Mengoreksi dan mengesahkan POA kelompok untuk musyawarah masyarakat desa.
4) Melaksanakan test hasil pembekalan.
5) Menilai laporan individu dan kelompok.
b. Pembimbing desa dan Puskesmas
1) Membuka jalur komunikasi antara mahasiswa dengan aparat desa dan aparat puskesmas.
2) Membantu peminjaman alat/bahan/sarana lain untuk memperlancar pelaksanaan kegiatan mahasiswa.
3) Menilai mahasiswa secara individu dan kelompok.
Pelaporan :
a. Laporan Kegiatan
Laporan harian merupakan laporan tentang kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa
sehari-hari yang dituangkan dalam bentuk catatan harian PKL. Catatan harian ini
diketahui oleh dosen pembimbing pada saat kunjungan dilokasi

b. Laporan Akhir
Laporan akhir merupakan laporan tentang segala hal yang berkenan dengan
pelaksanaan PKL, baik program umum maupun khusus, dalam hal ini mahasiswa
peserta PKL, wajib membuat laporan akhir untuk di pertanggungjawabkan kemudian

c. Bentuk Laporan
Laporan ada 2 macam, laporan Kelompok dan Individu

Isi laporan akhir secara KELOMPOK, adalah sebagai berikut:
A. Bagian Awal
1. Halaman Judul Depan
2. Halaman Pengesahan
3. Kata Pengantar
4. Daftar Isi
5. Daftar Tabel (jika ada)
6. Daftar Gambar (jika ada)
B. Bagian Isi Laporan
1. Pendahuluan
a. Diskripsi Wilayah
b. Permasalahan (uraian permasalah secara jelas dalam bentuk tabel)
c. Analisis
d. Rencana Program
2. Pelaksanaan Program Kerja (tabel)
3. Pembahasan
4. Penutup (Kesimpulan/saran)
C. Bagian Akhir Laporan
Memuat lampiran
1. Laporan catatan harian
2. Rekapitulasi (tabel)
3. Materi Program Kegiatan
4. Foto Kegiatan
5. Peta Desa


Isi Laporan INDIVIDU
1. Pendahuluan
a. Latar belakang kegiatan
b. Permasalahan (tabel)
c. Analisis
2. Rencana Program Kerja (tabel)
3. Pelaksana program kerja (tabel)
4. Pembahasan
5. Penutup
6. Lampiran


8. Tata Tertib PKLT
a. Menjaga nama baik Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, berprilaku dan bertutur kata sesuai dengan nilai atau norma yang berlaku di tempat PKL
b. Menjaga Kesopanan dan tidak dibenarkan melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan atau kerugian dalam masyarakat.
c. Dilarang melakukan kegiatan yang bersifat politik praktis
d. Berpakain rapi dan mengenakan Jas Almamater selama dilokasi
e. Sederhana, tidak memakai perhiasan yang berlebihan dan menyolok
f. Tepat waktu dan selalu mengisi daftar hadir (kehadiran 100%)


BAB III


EVALUASI

Penilaian Praktik Kerja Lapangan Terpadu 2008 adalah penimbangan tingkat kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan PKLT yang disesuaikan dengan tujuan umum dan tujuan khusus

A. Penilaian Sikap
Komponen penilaian sikap meliputi
1. Aspek Prakasa dengan indikator:
a. Keaktifan, kegigihan dan kreatifitas mahasiswa melaksanakan program
b. Peran dan partisipasi mahasiswa dalam melaksanakan program
c. Kemamp[uan mahasiswa mengungkap permasalahan kesehatan di masyarakat
2. Aspek Kerjasama dengan indikator
a. Kemampuan mahasiswa bekerjasama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, instansi
kesehatan/puskesmas dalam melaksanakan program
b. Sikap dan prilaku terhadap sesama mahasiswa dan masyarakat
c. Kemampuan mahasiswa bekerjasama dalam kelompok
3. Aspek Kedisiplinan dengan indikator
a. Kehadiran mahasiswa
b. Kedisiplinan dalam melaksanakan program
4. Aspek Kepemimpinan dan Tanggung Jawab dengan indikator:
a. Kepemimpinan mahasiswa
b. Kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di mayarakat.

B. Evaluasi Struktur
Meliputi persiapan alat dan bahan, masyarakat, tempat/waktu, dana, tenaga dan fasilitas lain

C. Evaluasi Proses
Pelaksanaan program yang menyangkut partisipasi/peran serta mahasiswa dan masyarakat, faktor pendukung dan penghambat selama pelaksanaan program

D. Evaluasi Hasil
Menilai sejauh mana program tersebut berhasil/sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan tercapai


E. Instrumen Penilaian
Instrumen yang digunakan dalam penilaian adalah berupa format penilaian individu/kelompok yang diisai oleh setiap pembimbing di lokasi lahan praktik (format penilaian terlampir)

F. Evaluator
Pembimbing PKLT (DPL dan Korwil)



BAB IV

PENUTUP

Pedoman pengelolaan Praktik Kerja Lapangan Terpadu bagi mahasiswa Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, merupakan panduan bagi Institusi dalam penyelenggaraan agar tujuan, baik secara umum maupun khusus dari kegiatan PKLT dapat tercapai dengan baik. Buku panduan ini dapat dikembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi yang diperlukan dengan memperhatikan dasar dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Keberhasilan pelaksanaan PKLT 2008 oleh mahasiswa Poltekkes depkes Yogyakarta, tergantung juga dari sikap mental, tekad, semangat, dedikasi serta disiplin dari dosen pembimbing serta mahasiswa maupun penyelenggara program.
Demikian buku panduan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya dan tidak lupa kami ucapkan terimasih yang sebesar-besarnya bagi teman-teman pembimbing lapangan yang ada di tingkat jurusan.




Yogyakarta, September 2008

Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Poltekkes Depkes Yogyakarta



Tim Editor




Lampiran:
KUESIONER

DATA DESA/KELURAHAN

I. PENGENALAN TEMPAT
Desa/Kalurahan :

II. KETERANGAN TENTANG SARANA DESA
1. Forum Masyarakat Desa

2.Sarana Yankes Dasar (Puskesmas/Pustu)

3 Poskesdes & Bangunan

4 UKBM

5 Tenaga Kesehatan

6 Dana Untuk Kesehatan Masyarakat

7 Sistem Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kegawatdaruratan dan Bencana

8 Sistem Surveilans Berbasis Masyarakat

9 Kunjungan Rumah utk Kadarzi dan PHBS (oleh Nakes dan/Kader)


III. KETERANGAN TENTANG CAKUPAN SARANA YANKES DESA

SARANA
∑ Kunjungan
∑Penddk
Puskesmas/Pustu

Poskesdes

UKBM

Kasus kegawatdaruratan (KLB) yg dilaporkan

Rumah tangga yang mendapat kunjungan rumah oleh kaderzi dan PHBS



IV. KETERANGAN TENTANG KESAKITAN
∑ KESAKITAN
∑ Pen dg Risk
Menderita sakit

Menderita Gangguan Jiwa

Ibu melahirkan yang meninggal dunia

Bayi dan Balita yang meninggal dunia

Balita dengan Gizi Buruk

V.KETERANGAN PENGUMPUL DATA
Nama Mahasiswa :

Nama Pembimbing :
Jurusan :

Tanggal :

Tanggal :
Tanda tangan
SURVEI RUMAH TANGGA

I..PENGENALAN TEMPAT
A. Kecamatan :

B. Desa/Kalurahan :

C. Dusun :

D. RT/RW :

Nomor Urut Sampel Rumah Tangga :


IV. KETERANGAN RUMAH TANGGA
A. Nama Kepala Keluarga :

B. Banyaknya Anggota Rumah Tangga (ART) :

C. Banyaknya anak usia (0-4) tahun :

Sistematika Proposal Penelitian Dosen

Usulan penelitian dosen mandiri ( dana SPI) yang diajukan dalam bentuk format baku penelitian Risbinakes dengan urutan atau Sistematika sebagai berikut

A. Judul Penelitian
Judul penelitian hendaklah singkat dan spesifik, tetapi cukup jelas memberi gambaran mengenai penelitian yang diusulkan

B. Bidang Ilmu
Tuliskan bidang ilmu Ketua Peneliti berdasarkan Jurusan (Analis Kesehatan, Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Gigi, dan Kesehatan Lingkungan)

C. Abstrak
Abstrak mampu menggambarkan secara singkat dan akurat tentang latar belakang, tujuan, dan rencana penelitian yang akan dilakuk,an (tidak lebih dari 300 kata). Sistematika abstrak:
Latar belakang, tujua, metode. Abstrak dan kata kunci dalam 2 (dua) bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

D. Latar Belakang
Penelitian dilaukan untuk menjawab keingintahuan peneliti untuk mengungkapkan suatu gejala/konsep/dugaan atau menerapkannya untk suatu tujuan. Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan penelitian. Uraikan prose dalam mengidentifikasi masalah penelitian.

E. Perumusan Masalah
Rumuskan dengan jelas permasalahan yang ingin diteliti. Uraikan pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis yang akan diuji atau dugaan yang akan dibuktikan. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian. Uraian perumusan masalah tidak harus dalam bentuk pertanyaan

F. Tujuan Penelitian
Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan penelitian. Penelitian dapat bertujuan untuk menjajaki, menguraikan, menerangkan, membuktikan atau menerapkan suatu geala, konsep atau dugaan, atau membuat suatu prototipe

H. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian jika penelitian berhasil/dapat dilaksanakan

I. Meode Penelitian
Uraikan metode yang digunakan dalam penelitian secara rinci yang meliputi; jenis dan rancangan penelitian, populasi/subyek dan sampel penelitian, variabel, teknik pengumpulan dan analisis data

J. Jadwal Penelitian
Buatlah jadwal kegiatan penelitian yang meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan dan penyususnan laporan penelitian dalam bentk Bar-chart

Pedoman Penulisan Artikel


Jurnal Teknologi Kesehatan diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta secara berkala (setiap empat bulan) denga tujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil penelitian dan tulisan ilmiah dalam bentuk artikel kepada akademisi, praktisi kesehatan, dan masyarakat luas yang menaruh perhatian terhadap penelitian di bidang teknologi kesehatan.

Redaksi menerima kiriman artikel yang ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Penulisan artikel yang dimuat dalam jurnal ini dilakukan melalui proses blind review oleh penyunting. Hal ini yang dipertimbangkan dalam pemuatan artikel antara lain adalah: Terpenuhinya syarat penulisan dalam jurnal ilmiah, metode penelitian yang digunakan, serta konstribusi artikel terhadap pengembangan ilmu kesehatan khususnya teknologi kesehatan. Penulis harus menyatakan bahwa artikel yang dikirimkan ke Redaksi tidak dikirim atau dipublikasikan dalam majalah atau jurnal ilmiah lainnya.

Penyunting bertanggungjawab untuk memberikan telaah konstruktif terhadap artikel yang dimuat, dan apabila dipandang perlu penyunting menyampaikan hasil evaluasi artikel kepada penulis. Artikel yang diusulkan untuk dimuat dalam jurnal hendaknya ditulis dengan mengikuti pedoman penulisan seperti berikut;

Format:
1. Artikel diketik dengan spasi ganda pada kertas A4 (210x297 mm)
2. Panjang artikel maksium 7.000 kata dengn huruf Arial atau Times New Roman ukuran 12 atau sebanyak 15 sampai 20 halaman.
3. Margin atas, bawah, kiri, dan kanan sekurang-kurangnya 2,5 cm,
4. Semua halaman diberi nomor halaman
5. Setiap tabel dan gambar diberi nomor urut, judul sesuai denga isi tabel atau gambar, serta sumber kutipan.
6. Kutipan dalam teks menyebutkan nama belakang (akhir) penulis,tahun, dan nomor halaman jika dipandang perlu.

Isi Tulisan:
Isi tulisan disusun sebagai berikut:
a. Abstrak, bagian ini memuat ringkasan artikel atau ringkasan penelitian yang meliputi; masalah penelitian, tujuan, metode, hasil, dan konstribusi/manfaat hasil penelitian. Abstrak disajikan di awal teks dan terdiri antara 200 sampai dengan 400 kata. Bila naskah dalam bahasa Indonesia maka abstrak ditulis dalam bahasa Inggris, begitu sebaliknya. Abstrak diberi kata kunci (keywords) untuk memudahkan penyusunan indeks artikel.
b. Pendahuluan, menguraikan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tyujuan serta manfaat dari penelitian.
c. Metode Penelitian/Bahan dan Metode, memuat pendekatan yang digunakan, bahan dan cara pengujian di laboratorium, pengump[ulan data, definisi dan pengukuran variabel serta metode dan teknik analisis yang digunakan.
d. Analisis dan Pembahasan, berisi analisis data penelitian yang diperlukan dan pembahasan mengenai temuan-temuan serta memberikan simpulan penelitian.
e. Implikasi dan Keterbatasan, menjelaskan implikasi temuan-temuan dan keterbatasan enelitian dan jika perlu dapat memberikan saran untuk penelitian yang akan datang.
f. Daftar Referensi, memuat sumber-sumber yang dikutip dalam artikel dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Daftar refereni disusun menurut urutan abjad dengan nama penulis atau institusi. Contoh penulisan lihat buku Panduan Penelitian Dosen Poltekkes Depkes Yogyakarta. Hal. 39 - 43



Penyerahan artikel dalam bentuk cetakan dan disket kepada:

Sekretariat Jurnal Teknologi Kesehatan
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM)
Polteknik Kesehatan Dep[kes Yogyakarta
Jl. Tatabumi No. #, Banyuraden, Gamping,Slemana, Yogyakarta
Telp Hp : 081804218498 atau E-mail: ppm_yogya@yahoo.co.id

Minggu, 08 Februari 2009

Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) adalah unsur pelaksana sebagian tugas Poltekkes Depkes Yogyakarta di bidang penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat yang berada di bawah Direktur. Unit PPM ini dipimpin oleh seorang Kepala yang ditunjuk oleh Direktur dan bertanggungjawab kepada Direktur serta secara teknis-fungsional dibina oleh Pudir I. Unit PPM mempunyai tugas menyelenggarakan kegiatan penelitian terapan dan pegabdian kepada masyarakat. Kegiatan Unit PPM Poltekkes Depkes Yogyakarta yang diagendakan untuk Tahun 2009 adalah.
1. Menyelenggarakan Penelitian Dosen dengan sponsor dana dari SPI dan Risbinakes.
2. Menyediakan fasilitas publikasi hasil penelitian dosen melalui Jurnal yang terbit tiga kali
dalam satu tahun
3. Menyelenggarakan PKL terpadu