KATA PENGANTAR
Kurikulum berbasis kompetensi merupakan penyempurnaan kurikulum terdahulu yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Praktik Kerja Lapangan Terpadu adalah satu bentuk bentuk pengabdian masyarakat yang melibatkan semua jurusan yang ada di Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, oleh karena itu perlu disusun buku panduan
Buku panduan ini berisi tentang proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi disertai lampiran nama-nama pembimbing dan peserta dari masing-masing jurusan
Buku panduan ini mungkin jauh dari keadaaan yang sempurna, oleh karena itu, kami tim penyusun membutuhkan saran dan masukkan dari semua fihak demi perbaikan buku ini pada terbitan yang akan datang. Semoga buku ini bermanfaat.
Yogyakarta, September 2008
( Tim Penyusun)
BAB I
Visi dan Misi Pembangunan Kesehatan Secara Nasional adalah Masyarakat yang Mandiri Untuk Hidup Sehat. Nilai-nilai yang mendasarinya adalah keberpihakan kepada rakyat, bertindak cepat dan tepat, kerjasama Tim, integritas yang tinggi dan transparansi serta akuntabilitas yang kesemuanya ini mengarah pada Misi Membuat Rakyat Sehat.
Upaya yang ditempuh untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut diatas adalah dengan : 1) Menggerakkan dan Memberdayakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat; 2) Meningkatkan Akses Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas; 3) Meningkatkan Sistem Surveilans, Monitoring dan Informasi Kesehatan dan 4) Meningkatkan Pembiayaan Kesehatan.
Dalam rangka peran profesional kesehatan, maka upaya pengembangan tenaga kesehatan diarahkan menjadi tenaga kesehatan pada sektor publik dan sektor swasta secara terpadu.
Praktik Kerja Lapangan Terpadu ( PKLT ) merupakan pengamalan IPTEK yang sudah dipelajari, menuntun mahasiswa kepada pola kerja interdisiplin dan terpadu yang dilandasi upaya penanggulangan masalah kesehatan yang ada di masyarakat.
Menggerakan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat dengan meningkatkan peran perempuan dipedasaan adalah tema kegiatan PKLT Poltekkes Depkes Yogyakarta tahun 2008. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan melibatkan Mahasiswa di enam jurusan yaitu, Jurusan Analis, Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Gigi dan Kesehatan Lingkungan.
B. Pengertian
PKLT adalah pengamalan IPTEK melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat yang membutuhkan dalam upaya mensukseskan program kesehatan dan mengembangkan kompetensi yang telah dikuasai di bangku kuliah di luar kurikulum yang telah dikuasainya .
C. Tujuan
Setelah PKLT , mahasiswa dapat mengenal proses PKLT, program kesehatan yang sedang berjalan , menyusun program kerja PKLT, menyelenggarakan program kesehatan, menilai pelaksanaan program kerja , melaporkan hasil pelaksanaan program kerja pelayanan kesehatan terpadu sebagai penunjang percepatan kebutuhan program kesehatan puskesmas .
D. Manfaat
1. Mahasiswa
Menambah pengalaman bekerja secara tim-terpadu dalam pengkajian, penemuan masalah dan pemecahan masalah secara langsung, sehingga tumbuh sikap profesional dalam diri dan peningkatan keahlian, tanggung jawab dan rasa kesejawatan dalam suatu tim kerja yang solid.
2. Masyarakat
Memperoleh manfaat dari bantuan tenaga mahasiswa dalam mewujudkan program kesehatan sebagai tanggung jawabnya.
3. Institusi
Memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh materi perkuliahan, menemukan berbagai masalah untuk pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
E. Tema
Tema Kegiatan PKLT Tahun 2008 adalah Meningkatkan Peran Perempuan Pedesaan
dalam meningkatkan status kesehatan keluarga
F. Organisasi
Dalam melaksanakan PKLT Poltekkes, Direktur melalui Unit PPM membentuk suatu tim Koordinator yang anggotanya meliputi 6 (enam) jurusan. Tim koordinator PKL Poltekkes akan merumuskan pedoman penyelenggaraan kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai pada tahap evaluasi. Tim koordinator PKL Poltekkes kemudian membentuk Tim koordinator Wilayah (Korwil) yang tugasnya mengkoordinir dosen pembimbing lapangan (DPL). Dosen pembimbing lapangan (DPL) tugasnya adalah membimbing langsung mahasiswa dilapangan dalam bentuk supervisi dan evaluasi kerja. Satu orang DPL akan membimbing satu kelompok kerja (pokja) yang terdiri dari 8 – 10 mahasiswa dalam satu wilayah kerja. Wilayah kerja bisa meliputi dusun atau kelurahan disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada.
G. Struktur Kegiatan
Kegiatan PKLT tahun 2008 diarahkan kepada pemberdayaan perempuan di pedesaan dalam bentuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), di bidang Gizi dan Farmasi; KIA dan KB; Penyakit dan Kesehatan Lingkungan dan Pemeliharaan kesehatan.
Agar supaya tujuan Institusional (poltekkes Yogyakarta) dan Dinas Kesehatan dan Kecamatan yang merupakan mitra kerja dapat tercapai, maka kegiatan tersebut diatas dilaksanakan beberapa tahap yaitu tahap pembinaan dilapangan dan tahap pendampingan. Tahap pembinaan dilapangan merupakan tahapan awal kegiatan yang terstruktur dan terukur sesuai dengan kompetensi yang akan diberikan kepada sasaran oleh mahasiswa dibawah bimbingan. Tahap pendampingan adalah tahap pasca lapangan, Tahap pendampingan adalah tahap dimana kegiatan yang sudah berjalan terus dilokasi (binaan) dipantau dengan cara dikunjungi secara periodic (terjadwal). Kegiatan pendampingan bisa dilakukan oleh jurusan dalam kegiatan pkl tingkat jurusan atau oleh kegiatan BEM dalam koordinasi PPM.
BAB II
PELAKSANAAN
A. Pelaksanaan PKLT
1. Pelaksanaan PKLT di Desa Wilayah Kerja Puskesmas Gamping I dan II
Tujuan :
Terlaksananya :
a. Pembekalan oleh pembimbing di 2 Puskesmas
b. Penyusunan POA PKLT di 31 desa
c. Musyawarah Masyarakat Desa ( awal dan akhir ) di 31 desa
d. Penyusunan program intervensi di 31 desa
e. Pelaporan hasil kegiatan di 31 desa
f. Kerjasama antara peserta PKLT dengan aparat desa dan petugas Puskesmas
Sasaran :
Mahasiswa peserta PKLT dengan jumlah 303 mahasiswa yang tersebar di 31 desa (8-10 orang) tiap desa yang dibimbing oleh pembimbing desa 31 orang, pembimbing puskesmas 6 orang , pembimbing akademik 30 orang selama 6 hari efektif.
Materi :
a. Pelaksanaan PKLT berdasarkan buku panduan
b. Alat dan bahan program aksi
c. Pembagian tugas anggota kelompok PKLT sesuai bidang masalah kesehatan yang ditangani
d. Pembagian tugas pembimbing
Metode :
Ceramah, diskusi , survey, penugasan
Pelaksana :
Mahasiswa
Tempat:
Desa
Hasil :
Nilai laporan kelompok dan individu
2. Sifat kegiatan
PKLT wajib bagi seluruh mahasiswa Politeknik Kesehatan DepkesYogyakarta
3. Waktu dan Kegiatan
Selama 6 hari kerja , 8 jam per hari di tempat PKLT
Hari ke 1
Kegiatan :
Melakukan survei Kesehatan yang meliputi
1) PHBS Gizi
2) PHBS KIA dan KB
3) PHBS Penyakit dan Kesehatan Lingkungan
4) PHBS Pemeliharaan Kesehatan
Hari ke 2
Presentasi :
1. Mempresentasikan kondisi PHBS Penyakit dan Kesehatan Lingkungan dan rencana program dihadapan komunitas (MMD)
2. Mempresentasikan kondisi PHBS Gizi , KIA dan
KB serta rencana program (MMD)
3. Mempresentasikan kondisi PHBS Pemeliharaan
Kesehatan dan rencana program
d.
Hari ke 3
Melatih kaum perempuan (remaja dan ibu
rumah tangga) dalam PHBS
1. Penyuluhan dan konsultasi tentang Gizi
2. Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi
3. Pemeriksaan tumbuh kembang anak
Hari ke 4
Pembinaan Posyandu dan kader (refresing)
1. Melatih dan pembentukan kader
a. Penyuluhan dan konsultasi tentang Gizi
b. Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi
c. Pemeriksaan tumbuh kembang anak
d. Kesehatan lingkungan
e. Kesehatan Keluarga dan Gigi
2. Melakukan konseling atau konsultasi kesehatan
bidang keperawatan
Hari ke 5
d. Mengembangkan organisasi masyarakat
(PKK, Karang Taruna, Posyandu dll)
Hari ke 6
1. Presentasi di Puskesmas Wilayah Kerja
2. Menyerahkan Laporan kegiatan
3. Penarikan Mahasiswa
4. Tempat praktek dan pembimbing ( terlampir )
Visi dan Misi Pembangunan Kesehatan Secara Nasional adalah Masyarakat yang Mandiri Untuk Hidup Sehat. Nilai-nilai yang mendasarinya adalah keberpihakan kepada rakyat, bertindak cepat dan tepat, kerjasama Tim, integritas yang tinggi dan transparansi serta akuntabilitas yang kesemuanya ini mengarah pada Misi Membuat Rakyat Sehat.
Upaya yang ditempuh untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut diatas adalah dengan : 1) Menggerakkan dan Memberdayakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat; 2) Meningkatkan Akses Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas; 3) Meningkatkan Sistem Surveilans, Monitoring dan Informasi Kesehatan dan 4) Meningkatkan Pembiayaan Kesehatan.
Dalam rangka peran profesional kesehatan, maka upaya pengembangan tenaga kesehatan diarahkan menjadi tenaga kesehatan pada sektor publik dan sektor swasta secara terpadu.
Praktik Kerja Lapangan Terpadu ( PKLT ) merupakan pengamalan IPTEK yang sudah dipelajari, menuntun mahasiswa kepada pola kerja interdisiplin dan terpadu yang dilandasi upaya penanggulangan masalah kesehatan yang ada di masyarakat.
Menggerakan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat dengan meningkatkan peran perempuan dipedasaan adalah tema kegiatan PKLT Poltekkes Depkes Yogyakarta tahun 2008. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan melibatkan Mahasiswa di enam jurusan yaitu, Jurusan Analis, Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Gigi dan Kesehatan Lingkungan.
B. Pengertian
PKLT adalah pengamalan IPTEK melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat yang membutuhkan dalam upaya mensukseskan program kesehatan dan mengembangkan kompetensi yang telah dikuasai di bangku kuliah di luar kurikulum yang telah dikuasainya .
C. Tujuan
Setelah PKLT , mahasiswa dapat mengenal proses PKLT, program kesehatan yang sedang berjalan , menyusun program kerja PKLT, menyelenggarakan program kesehatan, menilai pelaksanaan program kerja , melaporkan hasil pelaksanaan program kerja pelayanan kesehatan terpadu sebagai penunjang percepatan kebutuhan program kesehatan puskesmas .
D. Manfaat
1. Mahasiswa
Menambah pengalaman bekerja secara tim-terpadu dalam pengkajian, penemuan masalah dan pemecahan masalah secara langsung, sehingga tumbuh sikap profesional dalam diri dan peningkatan keahlian, tanggung jawab dan rasa kesejawatan dalam suatu tim kerja yang solid.
2. Masyarakat
Memperoleh manfaat dari bantuan tenaga mahasiswa dalam mewujudkan program kesehatan sebagai tanggung jawabnya.
3. Institusi
Memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh materi perkuliahan, menemukan berbagai masalah untuk pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
E. Tema
Tema Kegiatan PKLT Tahun 2008 adalah Meningkatkan Peran Perempuan Pedesaan
dalam meningkatkan status kesehatan keluarga
F. Organisasi
Dalam melaksanakan PKLT Poltekkes, Direktur melalui Unit PPM membentuk suatu tim Koordinator yang anggotanya meliputi 6 (enam) jurusan. Tim koordinator PKL Poltekkes akan merumuskan pedoman penyelenggaraan kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai pada tahap evaluasi. Tim koordinator PKL Poltekkes kemudian membentuk Tim koordinator Wilayah (Korwil) yang tugasnya mengkoordinir dosen pembimbing lapangan (DPL). Dosen pembimbing lapangan (DPL) tugasnya adalah membimbing langsung mahasiswa dilapangan dalam bentuk supervisi dan evaluasi kerja. Satu orang DPL akan membimbing satu kelompok kerja (pokja) yang terdiri dari 8 – 10 mahasiswa dalam satu wilayah kerja. Wilayah kerja bisa meliputi dusun atau kelurahan disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada.
G. Struktur Kegiatan
Kegiatan PKLT tahun 2008 diarahkan kepada pemberdayaan perempuan di pedesaan dalam bentuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), di bidang Gizi dan Farmasi; KIA dan KB; Penyakit dan Kesehatan Lingkungan dan Pemeliharaan kesehatan.
Agar supaya tujuan Institusional (poltekkes Yogyakarta) dan Dinas Kesehatan dan Kecamatan yang merupakan mitra kerja dapat tercapai, maka kegiatan tersebut diatas dilaksanakan beberapa tahap yaitu tahap pembinaan dilapangan dan tahap pendampingan. Tahap pembinaan dilapangan merupakan tahapan awal kegiatan yang terstruktur dan terukur sesuai dengan kompetensi yang akan diberikan kepada sasaran oleh mahasiswa dibawah bimbingan. Tahap pendampingan adalah tahap pasca lapangan, Tahap pendampingan adalah tahap dimana kegiatan yang sudah berjalan terus dilokasi (binaan) dipantau dengan cara dikunjungi secara periodic (terjadwal). Kegiatan pendampingan bisa dilakukan oleh jurusan dalam kegiatan pkl tingkat jurusan atau oleh kegiatan BEM dalam koordinasi PPM.
BAB II
PELAKSANAAN
A. Pelaksanaan PKLT
1. Pelaksanaan PKLT di Desa Wilayah Kerja Puskesmas Gamping I dan II
Tujuan :
Terlaksananya :
a. Pembekalan oleh pembimbing di 2 Puskesmas
b. Penyusunan POA PKLT di 31 desa
c. Musyawarah Masyarakat Desa ( awal dan akhir ) di 31 desa
d. Penyusunan program intervensi di 31 desa
e. Pelaporan hasil kegiatan di 31 desa
f. Kerjasama antara peserta PKLT dengan aparat desa dan petugas Puskesmas
Sasaran :
Mahasiswa peserta PKLT dengan jumlah 303 mahasiswa yang tersebar di 31 desa (8-10 orang) tiap desa yang dibimbing oleh pembimbing desa 31 orang, pembimbing puskesmas 6 orang , pembimbing akademik 30 orang selama 6 hari efektif.
Materi :
a. Pelaksanaan PKLT berdasarkan buku panduan
b. Alat dan bahan program aksi
c. Pembagian tugas anggota kelompok PKLT sesuai bidang masalah kesehatan yang ditangani
d. Pembagian tugas pembimbing
Metode :
Ceramah, diskusi , survey, penugasan
Pelaksana :
Mahasiswa
Tempat:
Desa
Hasil :
Nilai laporan kelompok dan individu
2. Sifat kegiatan
PKLT wajib bagi seluruh mahasiswa Politeknik Kesehatan DepkesYogyakarta
3. Waktu dan Kegiatan
Selama 6 hari kerja , 8 jam per hari di tempat PKLT
Hari ke 1
Kegiatan :
Melakukan survei Kesehatan yang meliputi
1) PHBS Gizi
2) PHBS KIA dan KB
3) PHBS Penyakit dan Kesehatan Lingkungan
4) PHBS Pemeliharaan Kesehatan
Hari ke 2
Presentasi :
1. Mempresentasikan kondisi PHBS Penyakit dan Kesehatan Lingkungan dan rencana program dihadapan komunitas (MMD)
2. Mempresentasikan kondisi PHBS Gizi , KIA dan
KB serta rencana program (MMD)
3. Mempresentasikan kondisi PHBS Pemeliharaan
Kesehatan dan rencana program
d.
Hari ke 3
Melatih kaum perempuan (remaja dan ibu
rumah tangga) dalam PHBS
1. Penyuluhan dan konsultasi tentang Gizi
2. Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi
3. Pemeriksaan tumbuh kembang anak
Hari ke 4
Pembinaan Posyandu dan kader (refresing)
1. Melatih dan pembentukan kader
a. Penyuluhan dan konsultasi tentang Gizi
b. Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi
c. Pemeriksaan tumbuh kembang anak
d. Kesehatan lingkungan
e. Kesehatan Keluarga dan Gigi
2. Melakukan konseling atau konsultasi kesehatan
bidang keperawatan
Hari ke 5
d. Mengembangkan organisasi masyarakat
(PKK, Karang Taruna, Posyandu dll)
Hari ke 6
1. Presentasi di Puskesmas Wilayah Kerja
2. Menyerahkan Laporan kegiatan
3. Penarikan Mahasiswa
4. Tempat praktek dan pembimbing ( terlampir )
Tugas mahasiswa :
a. Mengisi daftar hadir hari ke 1 - 12
b. Mengumpulkan data dengan kuoesioner dan diketahui oleh pembimbing.
c. Membuat rencana dan laporan harian untuk diketahui pembimbing.
d. Berada di tempat PKLT 8 jam perhari .
e. Tiap mahasiswa wajib ikut serta dalam pembuatan laporan kelompok.
f. Wajib bekerja sama dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan : antar jurusan Politeknik Kesehatan Yogyakarta , pembimbing/aparat di desa, dan pembimbing/petugas di puskesmas .
Tugas pembimbing :
a. Membimbing penyerahan dan pembekalan di Puskesmas
1) Mengoreksi pengumpulan data dan mengesyahkan kebenarannya.
2) Menentukan jumlah sumber data dan metoda intervensi yang tepat waktu dan sasaran.
3) Mengoreksi dan mengesahkan POA kelompok untuk musyawarah masyarakat desa.
4) Melaksanakan test hasil pembekalan.
5) Menilai laporan individu dan kelompok.
b. Pembimbing desa dan Puskesmas
1) Membuka jalur komunikasi antara mahasiswa dengan aparat desa dan aparat puskesmas.
2) Membantu peminjaman alat/bahan/sarana lain untuk memperlancar pelaksanaan kegiatan mahasiswa.
3) Menilai mahasiswa secara individu dan kelompok.
a. Mengisi daftar hadir hari ke 1 - 12
b. Mengumpulkan data dengan kuoesioner dan diketahui oleh pembimbing.
c. Membuat rencana dan laporan harian untuk diketahui pembimbing.
d. Berada di tempat PKLT 8 jam perhari .
e. Tiap mahasiswa wajib ikut serta dalam pembuatan laporan kelompok.
f. Wajib bekerja sama dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan : antar jurusan Politeknik Kesehatan Yogyakarta , pembimbing/aparat di desa, dan pembimbing/petugas di puskesmas .
Tugas pembimbing :
a. Membimbing penyerahan dan pembekalan di Puskesmas
1) Mengoreksi pengumpulan data dan mengesyahkan kebenarannya.
2) Menentukan jumlah sumber data dan metoda intervensi yang tepat waktu dan sasaran.
3) Mengoreksi dan mengesahkan POA kelompok untuk musyawarah masyarakat desa.
4) Melaksanakan test hasil pembekalan.
5) Menilai laporan individu dan kelompok.
b. Pembimbing desa dan Puskesmas
1) Membuka jalur komunikasi antara mahasiswa dengan aparat desa dan aparat puskesmas.
2) Membantu peminjaman alat/bahan/sarana lain untuk memperlancar pelaksanaan kegiatan mahasiswa.
3) Menilai mahasiswa secara individu dan kelompok.
Pelaporan :
a. Laporan Kegiatan
Laporan harian merupakan laporan tentang kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa
sehari-hari yang dituangkan dalam bentuk catatan harian PKL. Catatan harian ini
diketahui oleh dosen pembimbing pada saat kunjungan dilokasi
b. Laporan Akhir
Laporan akhir merupakan laporan tentang segala hal yang berkenan dengan
pelaksanaan PKL, baik program umum maupun khusus, dalam hal ini mahasiswa
peserta PKL, wajib membuat laporan akhir untuk di pertanggungjawabkan kemudian
c. Bentuk Laporan
Laporan ada 2 macam, laporan Kelompok dan Individu
Isi laporan akhir secara KELOMPOK, adalah sebagai berikut:
A. Bagian Awal
1. Halaman Judul Depan
2. Halaman Pengesahan
3. Kata Pengantar
4. Daftar Isi
5. Daftar Tabel (jika ada)
6. Daftar Gambar (jika ada)
B. Bagian Isi Laporan
1. Pendahuluan
a. Diskripsi Wilayah
b. Permasalahan (uraian permasalah secara jelas dalam bentuk tabel)
c. Analisis
d. Rencana Program
2. Pelaksanaan Program Kerja (tabel)
3. Pembahasan
4. Penutup (Kesimpulan/saran)
C. Bagian Akhir Laporan
Memuat lampiran
1. Laporan catatan harian
2. Rekapitulasi (tabel)
3. Materi Program Kegiatan
4. Foto Kegiatan
5. Peta Desa
Isi Laporan INDIVIDU
1. Pendahuluan
a. Latar belakang kegiatan
b. Permasalahan (tabel)
c. Analisis
2. Rencana Program Kerja (tabel)
3. Pelaksana program kerja (tabel)
4. Pembahasan
5. Penutup
6. Lampiran
8. Tata Tertib PKLT
a. Menjaga nama baik Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, berprilaku dan bertutur kata sesuai dengan nilai atau norma yang berlaku di tempat PKL
b. Menjaga Kesopanan dan tidak dibenarkan melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan atau kerugian dalam masyarakat.
c. Dilarang melakukan kegiatan yang bersifat politik praktis
d. Berpakain rapi dan mengenakan Jas Almamater selama dilokasi
e. Sederhana, tidak memakai perhiasan yang berlebihan dan menyolok
f. Tepat waktu dan selalu mengisi daftar hadir (kehadiran 100%)
BAB III
EVALUASI
Penilaian Praktik Kerja Lapangan Terpadu 2008 adalah penimbangan tingkat kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan PKLT yang disesuaikan dengan tujuan umum dan tujuan khusus
A. Penilaian Sikap
Komponen penilaian sikap meliputi
1. Aspek Prakasa dengan indikator:
a. Keaktifan, kegigihan dan kreatifitas mahasiswa melaksanakan program
b. Peran dan partisipasi mahasiswa dalam melaksanakan program
c. Kemamp[uan mahasiswa mengungkap permasalahan kesehatan di masyarakat
2. Aspek Kerjasama dengan indikator
a. Kemampuan mahasiswa bekerjasama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, instansi
kesehatan/puskesmas dalam melaksanakan program
b. Sikap dan prilaku terhadap sesama mahasiswa dan masyarakat
c. Kemampuan mahasiswa bekerjasama dalam kelompok
3. Aspek Kedisiplinan dengan indikator
a. Kehadiran mahasiswa
b. Kedisiplinan dalam melaksanakan program
4. Aspek Kepemimpinan dan Tanggung Jawab dengan indikator:
a. Kepemimpinan mahasiswa
b. Kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di mayarakat.
B. Evaluasi Struktur
Meliputi persiapan alat dan bahan, masyarakat, tempat/waktu, dana, tenaga dan fasilitas lain
C. Evaluasi Proses
Pelaksanaan program yang menyangkut partisipasi/peran serta mahasiswa dan masyarakat, faktor pendukung dan penghambat selama pelaksanaan program
D. Evaluasi Hasil
Menilai sejauh mana program tersebut berhasil/sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan tercapai
E. Instrumen Penilaian
Instrumen yang digunakan dalam penilaian adalah berupa format penilaian individu/kelompok yang diisai oleh setiap pembimbing di lokasi lahan praktik (format penilaian terlampir)
F. Evaluator
Pembimbing PKLT (DPL dan Korwil)
BAB IV
PENUTUP
Pedoman pengelolaan Praktik Kerja Lapangan Terpadu bagi mahasiswa Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, merupakan panduan bagi Institusi dalam penyelenggaraan agar tujuan, baik secara umum maupun khusus dari kegiatan PKLT dapat tercapai dengan baik. Buku panduan ini dapat dikembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi yang diperlukan dengan memperhatikan dasar dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Keberhasilan pelaksanaan PKLT 2008 oleh mahasiswa Poltekkes depkes Yogyakarta, tergantung juga dari sikap mental, tekad, semangat, dedikasi serta disiplin dari dosen pembimbing serta mahasiswa maupun penyelenggara program.
Demikian buku panduan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya dan tidak lupa kami ucapkan terimasih yang sebesar-besarnya bagi teman-teman pembimbing lapangan yang ada di tingkat jurusan.
Yogyakarta, September 2008
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Poltekkes Depkes Yogyakarta
Tim Editor
Lampiran:
KUESIONER
DATA DESA/KELURAHAN
I. PENGENALAN TEMPAT
Desa/Kalurahan :
II. KETERANGAN TENTANG SARANA DESA
1. Forum Masyarakat Desa
2.Sarana Yankes Dasar (Puskesmas/Pustu)
3 Poskesdes & Bangunan
4 UKBM
5 Tenaga Kesehatan
6 Dana Untuk Kesehatan Masyarakat
7 Sistem Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kegawatdaruratan dan Bencana
8 Sistem Surveilans Berbasis Masyarakat
9 Kunjungan Rumah utk Kadarzi dan PHBS (oleh Nakes dan/Kader)
III. KETERANGAN TENTANG CAKUPAN SARANA YANKES DESA
SARANA
∑ Kunjungan
∑Penddk
Puskesmas/Pustu
Poskesdes
UKBM
Kasus kegawatdaruratan (KLB) yg dilaporkan
Rumah tangga yang mendapat kunjungan rumah oleh kaderzi dan PHBS
IV. KETERANGAN TENTANG KESAKITAN
∑ KESAKITAN
∑ Pen dg Risk
Menderita sakit
Menderita Gangguan Jiwa
Ibu melahirkan yang meninggal dunia
Bayi dan Balita yang meninggal dunia
Balita dengan Gizi Buruk
V.KETERANGAN PENGUMPUL DATA
Nama Mahasiswa :
Nama Pembimbing :
Jurusan :
Tanggal :
Tanggal :
Tanda tangan
SURVEI RUMAH TANGGA
I..PENGENALAN TEMPAT
A. Kecamatan :
B. Desa/Kalurahan :
C. Dusun :
D. RT/RW :
Nomor Urut Sampel Rumah Tangga :
IV. KETERANGAN RUMAH TANGGA
a. Laporan Kegiatan
Laporan harian merupakan laporan tentang kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa
sehari-hari yang dituangkan dalam bentuk catatan harian PKL. Catatan harian ini
diketahui oleh dosen pembimbing pada saat kunjungan dilokasi
b. Laporan Akhir
Laporan akhir merupakan laporan tentang segala hal yang berkenan dengan
pelaksanaan PKL, baik program umum maupun khusus, dalam hal ini mahasiswa
peserta PKL, wajib membuat laporan akhir untuk di pertanggungjawabkan kemudian
c. Bentuk Laporan
Laporan ada 2 macam, laporan Kelompok dan Individu
Isi laporan akhir secara KELOMPOK, adalah sebagai berikut:
A. Bagian Awal
1. Halaman Judul Depan
2. Halaman Pengesahan
3. Kata Pengantar
4. Daftar Isi
5. Daftar Tabel (jika ada)
6. Daftar Gambar (jika ada)
B. Bagian Isi Laporan
1. Pendahuluan
a. Diskripsi Wilayah
b. Permasalahan (uraian permasalah secara jelas dalam bentuk tabel)
c. Analisis
d. Rencana Program
2. Pelaksanaan Program Kerja (tabel)
3. Pembahasan
4. Penutup (Kesimpulan/saran)
C. Bagian Akhir Laporan
Memuat lampiran
1. Laporan catatan harian
2. Rekapitulasi (tabel)
3. Materi Program Kegiatan
4. Foto Kegiatan
5. Peta Desa
Isi Laporan INDIVIDU
1. Pendahuluan
a. Latar belakang kegiatan
b. Permasalahan (tabel)
c. Analisis
2. Rencana Program Kerja (tabel)
3. Pelaksana program kerja (tabel)
4. Pembahasan
5. Penutup
6. Lampiran
8. Tata Tertib PKLT
a. Menjaga nama baik Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, berprilaku dan bertutur kata sesuai dengan nilai atau norma yang berlaku di tempat PKL
b. Menjaga Kesopanan dan tidak dibenarkan melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan atau kerugian dalam masyarakat.
c. Dilarang melakukan kegiatan yang bersifat politik praktis
d. Berpakain rapi dan mengenakan Jas Almamater selama dilokasi
e. Sederhana, tidak memakai perhiasan yang berlebihan dan menyolok
f. Tepat waktu dan selalu mengisi daftar hadir (kehadiran 100%)
BAB III
EVALUASI
Penilaian Praktik Kerja Lapangan Terpadu 2008 adalah penimbangan tingkat kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan PKLT yang disesuaikan dengan tujuan umum dan tujuan khusus
A. Penilaian Sikap
Komponen penilaian sikap meliputi
1. Aspek Prakasa dengan indikator:
a. Keaktifan, kegigihan dan kreatifitas mahasiswa melaksanakan program
b. Peran dan partisipasi mahasiswa dalam melaksanakan program
c. Kemamp[uan mahasiswa mengungkap permasalahan kesehatan di masyarakat
2. Aspek Kerjasama dengan indikator
a. Kemampuan mahasiswa bekerjasama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, instansi
kesehatan/puskesmas dalam melaksanakan program
b. Sikap dan prilaku terhadap sesama mahasiswa dan masyarakat
c. Kemampuan mahasiswa bekerjasama dalam kelompok
3. Aspek Kedisiplinan dengan indikator
a. Kehadiran mahasiswa
b. Kedisiplinan dalam melaksanakan program
4. Aspek Kepemimpinan dan Tanggung Jawab dengan indikator:
a. Kepemimpinan mahasiswa
b. Kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di mayarakat.
B. Evaluasi Struktur
Meliputi persiapan alat dan bahan, masyarakat, tempat/waktu, dana, tenaga dan fasilitas lain
C. Evaluasi Proses
Pelaksanaan program yang menyangkut partisipasi/peran serta mahasiswa dan masyarakat, faktor pendukung dan penghambat selama pelaksanaan program
D. Evaluasi Hasil
Menilai sejauh mana program tersebut berhasil/sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan tercapai
E. Instrumen Penilaian
Instrumen yang digunakan dalam penilaian adalah berupa format penilaian individu/kelompok yang diisai oleh setiap pembimbing di lokasi lahan praktik (format penilaian terlampir)
F. Evaluator
Pembimbing PKLT (DPL dan Korwil)
BAB IV
PENUTUP
Pedoman pengelolaan Praktik Kerja Lapangan Terpadu bagi mahasiswa Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta, merupakan panduan bagi Institusi dalam penyelenggaraan agar tujuan, baik secara umum maupun khusus dari kegiatan PKLT dapat tercapai dengan baik. Buku panduan ini dapat dikembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi yang diperlukan dengan memperhatikan dasar dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Keberhasilan pelaksanaan PKLT 2008 oleh mahasiswa Poltekkes depkes Yogyakarta, tergantung juga dari sikap mental, tekad, semangat, dedikasi serta disiplin dari dosen pembimbing serta mahasiswa maupun penyelenggara program.
Demikian buku panduan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya dan tidak lupa kami ucapkan terimasih yang sebesar-besarnya bagi teman-teman pembimbing lapangan yang ada di tingkat jurusan.
Yogyakarta, September 2008
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Poltekkes Depkes Yogyakarta
Tim Editor
Lampiran:
KUESIONER
DATA DESA/KELURAHAN
I. PENGENALAN TEMPAT
Desa/Kalurahan :
II. KETERANGAN TENTANG SARANA DESA
1. Forum Masyarakat Desa
2.Sarana Yankes Dasar (Puskesmas/Pustu)
3 Poskesdes & Bangunan
4 UKBM
5 Tenaga Kesehatan
6 Dana Untuk Kesehatan Masyarakat
7 Sistem Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kegawatdaruratan dan Bencana
8 Sistem Surveilans Berbasis Masyarakat
9 Kunjungan Rumah utk Kadarzi dan PHBS (oleh Nakes dan/Kader)
III. KETERANGAN TENTANG CAKUPAN SARANA YANKES DESA
SARANA
∑ Kunjungan
∑Penddk
Puskesmas/Pustu
Poskesdes
UKBM
Kasus kegawatdaruratan (KLB) yg dilaporkan
Rumah tangga yang mendapat kunjungan rumah oleh kaderzi dan PHBS
IV. KETERANGAN TENTANG KESAKITAN
∑ KESAKITAN
∑ Pen dg Risk
Menderita sakit
Menderita Gangguan Jiwa
Ibu melahirkan yang meninggal dunia
Bayi dan Balita yang meninggal dunia
Balita dengan Gizi Buruk
V.KETERANGAN PENGUMPUL DATA
Nama Mahasiswa :
Nama Pembimbing :
Jurusan :
Tanggal :
Tanggal :
Tanda tangan
SURVEI RUMAH TANGGA
I..PENGENALAN TEMPAT
A. Kecamatan :
B. Desa/Kalurahan :
C. Dusun :
D. RT/RW :
Nomor Urut Sampel Rumah Tangga :
IV. KETERANGAN RUMAH TANGGA
A. Nama Kepala Keluarga :
B. Banyaknya Anggota Rumah Tangga (ART) :
C. Banyaknya anak usia (0-4) tahun :
B. Banyaknya Anggota Rumah Tangga (ART) :
C. Banyaknya anak usia (0-4) tahun :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar